Belajar Baca Qur’an Pakai Bahasa Isyarat Bersama Teman Istimewa dan Pertamina

Rasmin Dani

belajar huruf hijaiyah dalam bahasa isyarat

Indramayu – Sebuah inisiatif menarik terjadi di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, di mana puluhan penyandang tunarungu tengah belajar membaca Al-Qur’an menggunakan bahasa isyarat. Kegiatan ini merupakan bagian dari beragam aktivitas keagamaan yang berlangsung selama Bulan Ramadan, yang bertujuan untuk meningkatkan amal ibadah mereka.

Dilaksanakan di Kopi Teman Istimewa, kegiatan ini diselenggarakan atas kerjasama CSR PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit VI Balongan dan Rumah Tuli Majalengka. Dalam suasana penuh antusiasme, para peserta belajar mengenali huruf-huruf Hijaiyah menggunakan bahasa isyarat di bawah bimbingan Ustad Muhammad Luthfi Bannani.

Tidak hanya mempelajari gerakan tangan untuk huruf Hijaiyah, para peserta juga diajarkan mengenai tanda baca dalam Al-Qur’an agar sesuai dengan kaidah Tajwid. Mohamad Zulkifli, selaku Area Manager Communication, Relation and CSR PT KPI RU VI Balongan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program CSR Pertamina yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat, termasuk penyandang Tunarungu.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana silaturahmi sekaligus pembelajaran bagi komunitas Tunarungu Indramayu. Dalam suasana Ramadhan, mereka diberikan kesempatan untuk mengikuti talkshow Al-Qur’an berbahasa isyarat, dengan harapan dapat membuka akses bagi mereka untuk memahami dan membaca Al-Qur’an,” ungkap Zulkifli dalam keterangan tertulisnya pada Senin (25/3/2024).

Ustad Muhammad Luthfi Bannani menekankan pentingnya belajar membaca Al-Qur’an dengan bahasa isyarat secara perlahan. Hal ini tidak hanya membutuhkan penghafalan gerakan tangan, tetapi juga pemahaman terhadap makna Al-Qur’an serta bacaan dalam shalat melalui gerakan tangan.

“Kami berharap materi yang kami sampaikan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari para penyandang Tunarungu, sehingga mereka dapat membaca Al-Qur’an dengan lancar,” ungkap Ustad Bannani.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ustad Fuad Syakiri dari Rumah Tuli Majalengka, Kepala Sekolah dan guru-guru SLB Mutiara Hati, serta berbagai pihak terkait lainnya seperti Dinas Sosial Indramayu, Danramil Indramayu, dan pengurus kelurahan Lemahmekar beserta RT dan RW Lemahmekar Indramayu.

Melalui kegiatan yang penuh makna ini, diharapkan para penyandang Tunarungu dapat semakin terbuka akses mereka untuk memahami dan mendalami ajaran suci Al-Qur’an, serta merasakan kehangatan dan kebersamaan dalam meniti perjalanan spiritual mereka, terutama di bulan penuh berkah ini.

Baca Juga:

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer