“Trader Peduli Indonesia
Datangi RS Umum Jend. A. Yani Metro.

“Metro Sketsaindonesia- Trader Peduli Indonesia datangi RS Umum Jend. A. Yani metro, untuk berbagi nasi kotak yang memang sudah menjadi kegiatan rutin TPI setiap hari,ini memang kegiatan rutin TPI berbagi nasi kotak kalau kemarin-kemarin kami membagikan nasi kotak di jalan-jalan,kami bagi kepada saudara-saudara kita seperti Greb,Gojek,Tukang Becak,Pemulung dan pedagang kecil yg di pinggir jalan.
Nah kali ini kami ke Rumah Sakit, karna sama-sama kita ketahui bahwa keluarga pasien yang nunggu bukan orang mampu semua maka biaya selama menunggu pasien dirawat hingga di nyatakan sembuh dan boleh pulang,juga banyak biayanya.
Jadi kami Trader Peduli indonesia mencoba memberi perhatian sedikit kepada pasien yang menempati ruang rawat inap kelas 3 walaupun belum semua terbagi tapi InsaAllah selanjutnya bisa terbagi semua,ungkap Sdr. Sri Rahmadi keordinator kegiatan yang juga sekretaris yang ada di jajaran pengurus DPD TPI Kota Metro rabu, 08 september 2021.

” pihak RS Jend.A Yani Metro juga mengucapkan terima kasih atas perhatian yang di berikan TPI kepada pasien maupun keluaga yang menemani Pasien dan semoga ini menjadi berkah. Ini di sampaikan oleh salah satu petugas keamanan RS. Jend. A Yani metro Sdr. Eko Kristiawan saat mendapingi kegiatan.
Beliau juga menambahkan kegiatan-kegiatan seperti ini yang sudah barang tentu positif dan dapat di jadikan motifasi bagi saudara-saudara kita yang memang punya kelebihan finansial untuk bisa berbagi,yah mungkin dalam bentuk kegiatan yang lain tapi intinya, saya pribadi sangat mendukung kegiatan sosial seperti ini,pungkasnya.

“Di waktu yang bersaman juga beberapa keluarga pasien juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Trader peduli indonesia membagikan nasi kotak, di Rumah sakit karna terus terang mas terkadang biaya nunggu orang sakit lebih besar dari biaya yang sakit,kalau yang sakit kan ditanggung BPJS. la kalu yang nunggu kan biaya sendiri, yah semoga berkah ya mas, tutur Ibu Siti yang salah satu anggota keluarganya mederita sakit Demam Virus dan sudah tiga hari rawat inap. Berdasarkan keterangan yang di berikan kepada awak media, beliau sendiri berasal dari Desa Sekampung Lam-Tim. (Red).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *