Pedagang Shoping Center Sampaikan Keluhan Ke DPRD Kota Metro

METRO, Sketsaindonesia.id – Ratusan pedagang Shoping Center Kota Metro melakukan aksi unjuk rasa ke Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro Karena akan ada nya penggusuran Gedung Shoping Center, Senin (14/09/2020).

Para pedagang Shoping Center Kota Metro rela berjalan kaki dari Kantor Pemkot Metro menuju Kantor DPRD Kota Metro demi menyampaikan aspirasinya. Para pedagang merasa keberatan dengan adanya penggusuran Shopping Center Karena di anggap merugikan para pedagang.

“Kita meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Metro memberikan informasi yang sebenar – benarnya terkait tentang perjanjian dengan PT.Nolimek, pada prinsipnya sudah di nyatakan pada tahun 2016 oleh keputusan MA hingga saat ini kami pedagang shoping menolak pembangunan (Pengembangan Pasar) Shoping Center yang ada di Kota Metro oleh PT. Nolimek dalam bentuk apa pun” ,ucap Sultan Falhry Arman selaku Ketua Paguyuban Shoping Center di Kota Metro.

Diwaktu yang sama, wakil ketua  DPRD kota Metro Ahmad khusaeni saat di konfirmasi juga menegaskan, “Pada kesempatan tadi tentu akan saya sampaikan dan komunikasi langsung ke Pemda Metro, baik ke Kabag Hukum dan Dinas perdagangan, kami juga akan koordinasi langsung kepada PT.Nolimek Jaya seperti apa perjanjian sebelumnya sampai perjanjian terahir” ,ucapnya.

Tambahnya, “Kemudian yang selanjutnya terkait dengan Adendum 1, Adendum 2 dan adendum 3. Di meja kami (DPRD Kota Metro) hanya ada adendum 1, adendum ke 2 dan adendum yang ke 3 belum kami terima kalau memang sudah ada adendum yang ke 3 maka akan kami cari seperti apa perjanjian yang sebenarnya dari PT.Nolimek dan Pemerinta Kota Metro. Kami dari pihak DPRD akan menelusuri kejelasannya, karena perlu kami telusuri hari ini, tanah itu seratus nya seperti apa? apakah milik PT Nolimek atau Pemda?
Kalau sudah valid¬† datanya¬† maka akan kami komunikasi lagi lebih lanjut” ,ujar nya saat di temui di halaman gedung DPRD kota metro. (desi).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *