Andi Surya Paparkan Edupark City Dan Religiuos City Untuk Kota Metro

Kota Metro, sketsaindonesia.id – Pemaparan program DR. H.Andi Surya yang kembali digelar dalam Dialog Bersama, demi membangun ‘Metro Baru Sebagai Metro Edupark City dan Metro Religiuos City’, berlangsung di Cafe MAMA Kota Metro, Provinsi Lampung, Rabu (13/11/19).

Moderator dalam dialog tersebut ialah pimpinan redaksi (Pimred) dari lampungpro.com, dialog tersebut dipadati  oleh argumentasi dari Akademisi, Tenaga Pendidik hingga Aktivis Pendidikan yang ada di Kota Metro, dalam tujuan memajukan di bidang pendidikan. Lalu, pembahas dalam dialog tersebut adalah Bambang Suhada M.Si. Berbagai kalangan menyampaikan aspirasi dalam dialog ini

Andi Surya menerangkan tentang programnya terhadap Kota Metro, yakni Metro Kota Pendidikan (MKP) atau Metro Edupark City.

“Memprogram seluruh sumber daya pendidikan secara integratif, untuk menciptakan metro sebagai taman pendidikan, sekaligus kota pendidikan. Program tersebut menstimulasi institusi pendidikan dari dasar hingga perguruan tinggi, sehingga tercipta peningkatan kualitas pelayanan,” terangnya.

Doktor itu juga mengungkapkan perhatian rincinya dalam program yang disampaikan, yakni dalam satu keluarga mendapatkan beasiswa untuk satu orang, agar meraih cita-citanya menjadi Sarjana.

“Salah satunya adalah program layanan beasiswa, ‘Satu Keluarga Satu Sarjana’ (one family one sarjana – OFOS). Dengan tujuan meningkatkan APK pendidikan dan menjadikan kota metro sebagai destinasi kebutuhan pendidikan regional sumbagsel, sekaligus menciptakan metro sebagai kota wisata pendidikan,” tutur Andi Surya.

Diantaranya, guru honorer yang membutuhkan perhatian lebih karena selama ini guru honorer diyakini berpenghasilan rendah. Hal itu disampaikan oleh Yeti selaku Ketua K3S-SD Kota Metro, bahwa saat ini guru honorer ditanggung oleh dana BOS.

“Tenaga honorer ini sangat memiliki skill yang sangat mumpuni. Selain mengajar tenaga honorer memiliki tugas sebagai tenaga operator, yang sangat memiliki peran vital bagi laporan sekolah. Sehingga diperlukan perhatian yang lebih,” katanya.

Deni, selaku Kepala Sekolah SMK ACI Kota Metro menjelaskan. Di Kota Metro ini jangan sampai banyak sarjana namun menjadi pengangguran, sehingga harus diciptakan lapangan kerja bagi para sarjana. Selain itu, menurut Deni tenaga pengajar juga harus dibekali ilmu yang lebih dalam.

“Untuk tenaga pengajar guru-guru harus diberikan pendidikan magang sesuai bidang  ajarnya. Dan juga jangan sampai lulusan SMA atau SMK hingga sarjana menjadi pengangguran intelektual,” katanya.

Berbagai kalangan juga menyuarakan aspirasinya dalam Dialog Bersama tersebut, diantaranya Surya Dharma pemilik LPK Surya Kom, Chandra pegiat IT owner web Milenials.com, dan kalangan lainnya. (chd).


TAG


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *