Peringati Hari Pramuka, SMAN 4 Metro Ikut Catatkan Namanya

Kota Metro, sketsaindonesia.id – Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 4 Kota Metro catatkan namanya pada gelaran acara dalam memperingati Hari Pramuka ke-58 Tahun 2019, Tingkat Kwartir cabang gerakan pramuka Kota Metro, (22/09/2019).

Kepala SMA Negeri 4 Kota Metro, Ni Made Noviani, menyatakan sangat mendukung dalam giat Pramuka. Dikarenakan, secara rutin kegiatan tentang Pramuka selalu diadakan pada setiap minggunya di Sekolah.

“Saya sangat mendukung terkait hal dalam kepramukaan. Pramuka di SMA Negeri 4 Metro memang selalu diadakan pada setiap minggunya. Dan dalam acara kepramukaan seperti ini sungguh sangat menarik dan bermanfaat, karena dengan acara seperti ini dapat lebih meng-Explore pramuka dari berbagai sekolah secara modern,” ungkapnya.

“Saya support untuk acara seperti ini, saya mendukung, apalagi diadakan pada setiap tahunnya, sungguh akan meningkatkan antusias anak-anak dalam berusaha untuk lebih kreatif lagi,” imbuhnya.

Kepala SMA Negeri 4 Kota Metro itu juga berharap  dengan terlaksananya gelaran acara tersebut dapat menumbuhkan semangat Siswa dan Siswi sekolahnya untuk terus erat dan meningkatkan sikap bergotong royong, serta selalu solid dalam persaudaraan untuk persatuan.

“Bersyukur, bahwa SMA Negeri 4 Metro meraih juara ke-2 dalam lomba desain blog, dari empat tangkai perlombaan. Dengan terlaksananya acara ini, mudah-mudahan dapat meningkatkan perilaku Siswa-siswi SMA Negeri 4 Metro untuk terus saling bergotong-royong, serta solid dalam persaudaraan untuk persatuan,” tutur Ni Made Noviani.

(Para pengurus kwarcab gerakan Pramuka Kota Metro sedang foto bersama di desaign blog SMA Negeri 4 Kota Metro).

Cherlyrian Ningsih selaku Pembina Pramuka SMA Negeri 4 Metro, mengatakan bahwa dalam gelaran acara tersebut SMA Negeri 4 Metro sudah berpartisipasi sejak tanggal 18 September 2019 lalu, dan menampilkan hasil karya siswa dari budidaya cikal, yakni kelapa bonsai. Lalu para Siswa-siswi juga merakit kerajinan tangan yang berasal dari kelapa, kemudian juga dari ban.

“Sudah dari sejak awal kegiatan, tanggal 18 September lalu, dengan menampilkan hasil karya siswa, seperti budidaya cikal yakni dari kelapa bonsai. Serta membuat kerajinan tangan yang berasal dari kelapa juga, dan kerajinan tangan yang menggunakan bahan seperti ban, semua memang ide-ide tentang kerajinan tangan,” katanya.

“Dalam persiapan pun, anak-anak terlihat mandiri, menjelang gelaran acara seperti ini mereka sangat antusias dengan berusaha semaksimal mungkin untuk menyiapkan semuanya apa saja yang kurang,” tambahnya. (red).


TAG


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *