Temu Kangen Guru Dan Alumni SMA Yos Sudarso Kota Metro

Kota Metro, sketsaindonesia.id – Yayasan Pendidikan Khatolik Leo Dehon gelar acara temu kangen dengan Guru dan Alumni SMA Yos Sudarso Kota Metro, serta terangkan berbagai visi dan misi untuk tetap unggul terkait pelayanan dalam dunia pendidikan, berlangsung di Aula Sekolah setempat, Kamis (25/07/2019).



Ketua Yayasan Pendidikan Khatolik Leo Dehon, Donatus Kusmartono, SCJ, M.Sc , menerangkan bahwa untuk sementara ini akan lebih intensif pada global warming dan kedepan jalinan alumni akan mewarnai pelayanan pendidikan.

“Untuk sementara kita mengitensifkan global warming, karena ini menjadi salah satu yang kami perhatikan sekarang, untuk kedepan jalinan alumni ini sungguh akan mewarnai pelayanan pendidikan,” terangnya.



Ia juga mengatakan suatu Sekolah itu dibesarkan oleh alumni, melalui peran sertanya memberikan manfaat yang besar. Seperti perhatian, kehadiran hingga sharing kepada adik-adiknya.

“Dalam banyak hal, sekolah itu dibesarkan oleh alumni, baik dari alumni yang bisa dikatakan sukses atau juga mereka alumni yang mau kembali untuk memberikan bentuk perhatian kepada almamater, karena alamamater itu seperti ibu yang menyusui, sehingga dapat kembali untuk memberi perhatian, kehadiran, atau bisa sharing kepada adik-adiknya itu sangat bermanfaat,” ungkapnya.

Lanjut Donatus Kusmartono (sapaan Romo, red), Sekolahnya juga selalu akan berkembang seiring perkembangan zaman. Tak hanya itu, sarana dan prasarana juga terlihat dalam perhatiannya, seperti tersedianya asrama sekolah tersebut yang akan menjadi nilai tambah dalam meningkatkan pelayanan pendidikan, yang fokus dari dalam daerah hingga luar daerah Kota Metro.

“Kemudian kami akan memberikan pelayanan yang lebih baik lagi, artinya seiring perkembangan zaman teknologi saat ini, memacu untuk selalu ingin berkembang, serta sarana maupun prasarana yang akan terus kami kembangkan,” tuturnya.


“Seperti saat ini, untuk mendukung pelayanan dalam pendidikan, dengan mendirikannya asrama, karena kami melihat disisi ini begitu penting. Dengan begitu dapat memudahkan anak-anak dari berbagai tempat atau daerah untuk mengemban ilmu di Sekolah ini, sehingga dapat menjadi nilai plus dari pelayanan Sekolah ini untuk kedepannya. Lalu untuk saat ini sudah ada tiga asrama yang telah dibangun,” jelas Ketua Yayasan Pendidikan Khatolik Leo Dehon, Donatus Kusmartono. (chard).


TAG


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *