LPA Metro Pinta Pihak Kepolisian Usut Tuntas Jenazah Bayi Di Chandra

Kota Metro, sketsaindonesia.id – Terkait penemuan jenazah bayi ditoilet pusat perbelanjaan Chandra Toserba Kota Metro Provinsi Lampung, Senin (10/06/2019) lalu, Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Metro meminta pihak kepolisian untuk usut tuntas kasus tersebut, serta anggap pihak Chandra teledor dalam pengawasan melalui CCTV, Rabu (19/06/2019).


Aye Sudarto selaku Ketua LPA Kota Metro saat ditemui sketsaindonesia.id mengatakan dalam pengawasan pada CCTV yang dimiliki Chandra Toserba itu teledor.

“Apapun alasannya itu teledor, apalagi tempat usaha sekelas Chandra yang jadi pusat keramaian itu harus ada CCTV walau mereka beralasan sedang rehab atau sebagainya sehingga itu tidak termonitor. Tapi kalu memang benar begitu ya harus ikut bertanggung jawab karena sudah menghilangkan nyawa orang walau statusnya anak tapi kan masih dalam perlindungan karena itu masuk dalam perlindungan anak, jadi pihak terkait ya harus ikut bertanggung jawab, karena tempat kejadian tersebut di Chandra, terlepas siapa pelakunya nanti pihak Kepolisian yang mengungkap,” tegasnya.



Ia pun meminta kepada pihak Kepolisian untuk usut tuntas kasus tersebut dan memberi efek jera. Karena di kasus-kasus sebelumnya yang menyangkut perlindungan anak tidak ada yang tuntas. Karena di kasus kali ini terkait tempat usaha Chandra yang dimana juga menyangkut nama baik tempat usaha tersebut.


“Karena kalau kasus ini bisa terungkap tentunya bisa menjadi contoh baik untuk Chandra di kasus-kasus perlindungan anak dan untuk Chandra akui saja teledor karena ada beberapa titik yang tidak terpantau CCTV, tentunya itu sebagai pelajaran untuk Chandra lebih maksimal dalam pengawasan,” harap Aye Sudarto. (chard).


TAG


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *